Apa Itu E-Currency?

    29 Oct 2014     8944

Tak dapat dipungkiri, berkembangnya teknologi internet yang semakin memudahkan kegiatan transaksi online turut menuntut adanya sistem pembayaran dengan e-currency. E-currency, atau yang bisa juga disebut sebagai mata uang elektronik adalah jenis uang yang hanya dapat digunakan secara online.

mengenal e currency

Penggunaan e-currency ini semakin populer di kalangan pebisnis online karena beberapa keunikannya, yaitu:

1. Tidak Berwujud
Karena hanya dilakukan untuk transaksi online, e-currency bersifat maya atau tak berbentuk fisik, sehingga Anda tidak dapat menaruhnya dalam dompet ataupun berbelanja secara langsung dengan e-currency yang Anda miliki. Meskipun begitu, sifat ini justru menonjolkan sisi praktis e-currency yang memungkinkannya untuk dibelanjakan secara online.

2. Bersifat Universal
Peran e-currency dalam dunia trading online adalah sebagai sistem pembayaran yang menjembatani kegiatan transaksi trader di seluruh dunia. Perbedaan nilai tukar mata uang di tiap negara tentu akan merepotkan Anda yang ingin melakukan transaksi jual beli ke luar negeri. E-currency memungkinkan setiap penjual dan pembeli online untuk bertransaksi tanpa perlu repot-repot memikirkan nilai tukar mata uang negara asal dan sistem transfer dari bank lokal.

3. Berlaku Untuk Transaksi Online
Kemampuan e-currency sebagai mata uang yang digunakan di dunia maya memang hanya terbatas pada transaksi online. Namun di zaman globalisasi ini, jual beli online semakin diminati karena kemudahan dan kecepatan transaksinya. Dengan adanya e-currency, Anda akan semakin mudah melakukan transaksi untuk kegiatan jual beli berbagai macam barang dan jasa yang tersedia secara online.

 

Beda E-Currency Dengan Bitcoin

Jika e-currency tidak berwujud, bersifat universal, dan hanya berlaku untuk jual beli online, lalu apa beda e-currency dengan bitcoin? Sekilas, kedua mata uang digital ini seperti memiliki kesamaan. Namun perbedaan yang paling mendasar dari e-currency dan bitcoin adalah nilai tukar dan cara perolehannya.

Bitcoin adalah mata uang virtual yang memiliki nilai tukar sendiri terhadap jenis-jenis mata uang lain. Nilai kurs bitcoin ditentukan oleh sistem, yang untuk mendapatkannya, Anda bisa menukarkan uang Anda ke dalam satuan bitcoin agar dapat menggunakannya secara online.

bitcoin vs e currency

Sedangkan e-currency adalah simpanan uang dalam bentuk elektronik yang Anda depositkan pada suatu sistem pembayaran online. Nilai e-currency umumnya dihitung dalam satuan USD, sehingga nilai tukarnya juga menganut hitungan dari Dolar AS. Contoh lebih lanjut untuk mengenali perbedaan e-currency dan bitcoin adalah sebagai berikut:

Saat ini Anda memiliki uang sebanyak Rp5,000,000,-. Jika Anda ingin bertransaksi online dengan bitcoin, maka Anda tinggal mendaftar di situs penyedia bitcoin. Misalkan saat ini kurs beli bitcoin ke Rupiah adalah Rp4,309,538,- maka bitcoin yang Anda dapatkan adalah 1.16. Dengan jumlah itulah kemudian Anda bisa melakukan transaksi online pada situs-situs yang melayani pembayaran dengan bitcoin.

Akan tetapi, apabila Anda lebih memilih untuk trading online dengan e-currency, maka Anda dapat membuka akun pada salah satu sistem pembayaran online atau e-payment. Jika kurs beli USD saat ini mencapai Rp12,150,- maka saldo pada akun Anda akan terisi dengan e-currency senilai $411.52. Dengan jumlah e-currency tersebut, Anda dapat melakukan transaksi online di situs-situs yang menerima transfer pembayaran dari sistem e-payment yang sama dengan yang Anda gunakan.

 

Keunggulan E-Currency

Meskipun saat ini sistem perbankan juga menyediakan fasilitas pembayaran online dengan wire transfer, namun proses transaksi dari bank-bank pada umumnya membutuhkan waktu lama dan cenderung berbelit-belit, terutama jika Anda melakukan transaksi berskala internasional.

Sebaliknya, proses pembayaran dengan e-currency akan meminimalisir waktu yang dibutuhkan untuk transaksi pembayaran atau penarikan secara online. Selain itu, universalitas e-currency memudahkan setiap klien untuk bertransaksi di semua situs online dari berbagai negara.

Secara umum, keunggulan-keunggulan e-currency adalah sebagai berikut:

  • Tidak dapat dipalsukan
  • Dapat dipakai untuk melakukan pembayaran atau penarikan online hampir tanpa delay.
  • Mengambil pinjaman
  • Sistem keamanan pada akun e-payment dapat menjamin kerahasiaan identitas dan mencegah campur tangan pihak ketiga.
  • Bersifat independen, karena hanya Anda sendiri yang dapat memantau semua transaksi pembayaran, penarikan, transfer, dan kegiatan keuangan lain pada akun e-payment Anda.

 

Kegunaan E-Currency

Dibanding sistem pembayaran dan penarikan lewat transfer bank, penggunaan e-currency lebih memudahkan Anda untuk melakukan transaksi ke berbagai negara di dunia. Misalnya, kegiatan trading seperti spot forex dan binary options yang banyak disediakan broker luar negeri, akan lebih mudah dilakukan jika pembayaran dan penarikannya diproses lewat e-payment yang menaungi akun e-currency Anda. Hal ini dikarenakan, persyaratan pembayaran lewat wire transfer dinilai lebih merugikan dari segi waktu dan biaya.

Jika Anda adalah trader forex atau binary options, memiliki akun e-currency akan membantu Anda untuk melangsungkan proses deposit dan penarikan secara cepat dan mudah. Saat ini, banyak broker forex yang menerima pembayaran deposit dan penarikan dengan e-currency. Metode transaksi yang dilakukan dengan e-currency secara umum memiliki kondisi dan persyaratan yang lebih baik jika dibandingkan dengan sistem pembayaran lewat wire transfer maupun credit card.

Di broker Exness misalnya, penarikan dengan wire transfer dan kartu kredit membutuhkan waktu setidaknya 3-5 hari, sedangkan penarikan yang dilakukan lewat e-currency dari broker tersebut dapat tereksekusi secara instan. Broker FBS juga memiliki kondisi yang serupa, karena baik dalam proses pembayaran maupun penarikan, transaksi dengan e-currency diproses secara instan dan memiliki komisi yang lebih rendah daripada transfer melalui bank, yang prosesnya bisa berlangsung selama 5-7 hari kerja.

 

E-Payment Sebagai Penyedia E-Currency

Untuk mendapatkan e-currency dan menggunakannya dalam transaksi online, Anda perlu mendaftar di suatu e-payment yang menyediakan akun khusus bagi Anda. Akun tersebut dapat difungsikan sebagai rekening e-currency untuk memfasilitasi pembayaran dan transfer secara online.

Salah satu e-payment populer yang menyediakan e-currency adalah WebMoney. Penyedia sistem pembayaran online yang berasal dari Rusia ini telah melayani lebih dari 26 juta klien di seluruh dunia. Terdapat 3 jenis mata uang yang dapat ditukarkan untuk mengisi saldo (beli WebMoney), yaitu USD, Euro, dan Rubel. Transaksi pembayaran dengan WebMoney saat ini tersedia di banyak situs-situs online, sehingga tak heran jika e-payment ini menjadi salah satu sistem pembayaran online utama. Lebih lanjut tentang profil WebMoney bisa ditemukan di halaman khusus mengenai Panduan WebMoney.

Sementara itu, Indonesia juga memiliki e-payment lokal, atau yang biasa dikenal dengan FasaPay. Saat ini, FasaPay cukup populer di kalangan trader Indonesia karena banyak broker-broker luar negeri yang berekspansi di Indonesia juga menerima pembayaran dan penarikan melalui FasaPay. Detail lebih lengkap tentang e-payment ini bisa disimak di:

Beberapa e-payment lain yang keberadaannya cukup populer saat ini adalah Skrill (MoneyBooker), Perfect Money, Paypal, Neteller, UKash, dll.

 

Deposit dan Penarikan E-currency

Dua cara yang dapat dilakukan untuk melakukan deposit dan  penarikan e-currency pada akun e-payment antara lain:

1. Mengisi Saldo dan Menarik Dana Secara Langsung
Cara ini dilakukan dengan menyetorkan atau menarik sejumlah dana dari rekening bank ke akun e-payment yang Anda kelola. Metode ini biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama, biasanya hingga 1-7 hari. Anda kadang juga akan terkena komisi dari bank, serta dikenai pembatasan jumlah untuk setiap penarikan.

2. Menggunakan Jasa Changer
Changer berperan sebagai penghubung dalam proses jual-beli e-currency. Anda dapat melakukan deposit atau  penarikan dari rekening bank lokal ke akun e-payment secara cepat, mudah, dan murah jika sebelumnya Anda telah mendaftar pada changer lokal yang menjadi partner e-payment Anda. Hal ini bisa terjadi karena changer dapat menyetorkan dana langsung ke akun e-payment. Jumlah dana yang akan masuk pada akun e-payment akan disesuaikan dengan kurs beli pada changer pilihan Anda.

Banyak changer lokal yang bisa Anda pilih untuk melakukan deposit dan  penarikan e-currency pada akun e-payment Anda, salah satunya adalah Kiosinet. Changer ini melayani jual beli online WebMoney dan FasaPay. Bagi Anda yang berminat untuk bertransaksi online dengan e-currency dari kedua e-payment tersebut, Anda dapat mendaftar di Kiosinet untuk melakukan jual beli online FasaPay atau WebMoney.

 

Kesimpulan

E-currency merupakan salah satu bentuk mata uang elektronik yang dapat dimanfaatkan untuk memudahkan kegiatan transaksi online secara universal. Dengan proses yang lebih cepat dan tidak memakan banyak biaya, e-currency tentu dapat menjadi alternatif favorit bagi para pelaku bisnis online, terutama bagi mereka yang ingin melakukan transaksi berskala internasional dengan lebih cepat, praktis, dan murah. Untuk dapat mengisi e-currency pada akun e-payment dengan lebih mudah dan irit biaya, memanfaatkan jasa changer lokal dapat menjadi pilihan terbaik karena kecepatan dan kemudahan yang ditawarkan.

 

Kemudahan dan keringanan komisi pada e-currency menjadikannya sangat difavoritkan oleh banyak pelaku transaksi online secara global, termasuk trader forex. Nah, apa saja e-currency yang paling banyak digemari oleh trader forex? Mulai dari WebMoney hingga Paypal, temukan informasi lenegkapnya di: E-currency Paling Populer Di Kalangan Trader Forex.

Komentar Pembaca : 9

Diaz Anggi 22 AUG 2014
agak bingung, kalo mata uang naik eksportir bingung karena bakal kurang peminat akibat harga barang dagangannya jadi mahal, tapi kalo mata uang turun eksportir senang karena bisa jual dengan harga tinggi. Kok naik turun sama2 tinggi harganya tapi respon eksportirnya beda? benernya gimana to ini?
Abimanyu 27 AUG 2014
Salah pemahaman aja tuh bro. Maksudnya pas mata uang melemah barang ekspor bisa dijual lebih banyak. Bandingin sama kondisi kalo mata uang menguat, penjualan ekspor biasanya turun, alasannya ya bener kayak apa yang dijelasin diatas.

Memang karna kita beurusan sama mata uang & melakukan jual beli makanya kita juga mesti paham sama pengaruhnya. Tapi mustahil ada yang semua trader 100% bisa profit semua karna sebelum harga bergerak terlalu tinggi/rendah pasti ada usaha dr pemerintah utk mengembalikan kondisi ke keadaan yang sewajarnya.
Chairil Yuda 26 SEP 2014
Oh jadi klo semua trader profit ntar yang nanggung dampaknya para eksporter/importer plus masyarakat luas juga gitu? Wah kasian masyarakatnya juga klo begitu.

Dari pemerintah, pedagang, sampe masyarakat bakal kena dampaknya ya?
Untung dah trader itu cara pikirnya beda2. Ane juga ngerasainnya pasti kurang seru klo kita bisa buka posisi bener terus.
Lebih asikan klo bisa analisa, ada perasaan was2 nungguin posisi ntar endingnya gimana juga seru. Apalagi klo bisa profit, kepuasannya bisa maksimal.
Gani Alhasan 18 OCT 2014
sepertinya masih banyak yang bingung dengan darimana profit kita dibayarkan, dan kemana uang kita jika mengalami loss. perlu diketahui bahwa dinamika naik turun market disebabkan oleh aktivitas buyer dan seller. dimana ketika market naik, maka buyer lah yang akan untung sedangkan seller jelas merugi.

jadi di saat yang bersamaan ada dua pihak yang untung dan rugi. profit yang kita terima jika posisi kita benar adalah hasil dari mereka yang merugi. usaha kita sebagai trader adalah untuk belajar agar selalu berada di pihak yang profit.

jika broker yang kita gunakan benar-benar berfungsi sebagai perantara atau bukan market maker, maka tidak ada ceritanya kita trading melawan broker. keuntungan broker hanya didapat dari spread, sedangkan keuntungan kita berasal dari kerugian trader lain yang salah posisi.


Anis Sumargo 24 OCT 2014
true. kudu nya emang kayak begitu, tapi sayang nya sekarang lebih banyak broker bandar yng beredar, ngaku2 sebagai broker ndd, padahal sebenar nya bukan.

komplain soal kejujuran broker nggak heran akhir2 ini makin banyak cz sekarang ini makin susah aja bedain broker yang bener sama yang nggak. buktinya sebagai broker yang punya regulasi as kayak fxcm aja kayaknya nggak kapok2 ngakali trader nya.

padahal jelas bakal dapet sangsi kl ketahuan curang. tapi masih aja suka kena skandal yang kebanyakan mesti bikin rugi trader nya. begini ini gimana broker lain yang regulasi nya nggak jelas?
Mus 9 FEB 2015
mantaaap
Wiwit 15 MAY 2015
Enaknya.. jadi makin semangat belajar nih. Tapi emang dah bener kog angan-anganku, ternyata diamini ama si penulis. Eh.. pak penulis.. nanya nih.. kalo trader pro itu gak mesti scalperan ya? Kog tadi dicritain, mereka masih punya "ritual" ngecek posisi yang masih kebuka segala? Biasa ya bagi mereka menginapkan posisi?
Martin S 28 MAY 2015
@ wiwit:
Ada trader forex profesional yang jago scalping, yaitu Paul Rotter, tetapi dari info yang saya peroleh trader pro jarang yang main scalping, mereka kebanyakan main jangka menengah panjang (swing trader), jadi hampir selalu menginapkan posisi.

Biasanya trader pro juga punya banyak klien dengan dana besar untuk ditradingkan, biasanya dengan scheme profit sharing (bagi hasil profit). Selain itu trader pro tidak hanya masuk di pasar forex, tetapi juga pasar komoditi, saham dan futures.
Sebagai tambahan Anda bisa baca: Cara Kerja Trader Forex Profesional
Diah 30 DEC 2018
Dari tulisan di atas dan comment comment di bawah bisa disimpulkan kegiatan trading adalah kegiatan 👉 BERDOSA  .
Arman 30 SEP 2019
ghani alhasan.

Profit trader bukan dari loss trader yg lain. Tapi profit itu didapat dari selisih nilai tukar /nilai jual beli mata uang,saham dll. Sedangkan dampak dari naik turunnya itu pada negara yg menggunakan mata uang itu dan pada perusahaan yg memiliki saham tersebut. Naik turunnya itu tergantung pada kebijakan dan aktivitas dinegara pemilik mata uang /saham tsbut
Abah Nyinyir 4 JAN 2020
Mengambil keuntungan dari kerugian pihak lain jelas merupakan salah satu ciri pola perjudian.
Louis 16 APR 2020
kalau transaksi menang selalu dipotong dan potongannya itu masuk ke siapa?
Andreas 20 APR 2020
maksud x dipotong gmn bang?